Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 September 2016

Tugas 4

Hari ini kami tidak mendapatkan materi melainkan tugas ke-4 dari ibu marlina untuk mengerjakan soal pilihan ganda sebanyak 20 nomor. karena berhubung waktu yang habis dan tugas belum selesai akhirnya kami diberi keringanan untuk menyelesaikannya minggu depan.

Jumat, 26 Agustus 2016

Pidato


Assalamualaikum.wr. wb.
Yang saya hormati Bapak Kepala sekolah beserta bapak dan Ibu Guru, dan teman-teman yang saya sayangi serta saya banggakan. Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan taufiq, hidayah, serta inaya-Nya, sehingga kita dapat  berkumpul ditempat yang berbahagia ini. Sholawat beserta salam marilah senantiasa kita haturkan kepada Nabi agung Muhammad SAW, yang kita nantikan syafaatnya kelak di yaumil akhir.
Ibu, ialah lambang cinta abadi, pengorbanannya hakiki, dan pribadi utusan Ilahi di muka bumi.
Namun dibalik mulianya seorang Ibu, keberadaan seorang Ibu terkadanng tidak dimuliakan bagi sebagian orang. Bukankah kita pernah mendengar kisah malin kundang, yang dikutuk Ibunya menjadi batu karena kedurhakaannya terhadap Ibunya sendiri? Banyak pelajaran penting yang bisa kita petik dari kisah tersebut, akan perlunya berbakti dan taat kepada seorang Ibu.
Meskipun pada zaman modern ini tidak ada anak yang dikutuk menjadi batu seperti halnya kisah malin kundang tersebut, akan tetapi  sifat kedurhakaan terhadap Ibu yang dimiliki malin kundang masih diwarisi oleh beberapa anak di era modern ini. Apabilakita melihat dan mengamati di sekelilling kita, bukankah di sana masih terdapat pula anak yang berkata dan bertindak kasar, melakukan perilaku buruk, bahkan mendurhakai Ibunya sendiri. Padahal darinyalah kita dilahirkan ke dunia ini.
Allah berfirman dalam QS. Luqman: 14, yang  Artinya:
 “Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang Ibu-Bapaknya, Ibu telah menngandunngnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang Ibu Bapakmu, hanya kepada-Ku lah tempat kembalimu”. (QS. Luqman, 31:14)
Ingat lah bahwa Ibu adalah sosok mulia yang telah melaksanakan 3M untuk kita, yaitu mengandung, melahirkan, dan menyusui. Bahkan lebih dari itu, Ibu ialah orang yang dengan ketulusannya telah merawat kita dari kecil hingga tumbuh dewasa tanpa mengharap sepeserpun imbalan. dengan begitu besarnya pengorbanan seorang Ibu, maka sudah sepantasnya lah kita berbuat baik, berbakti, serta menyayanginya.
Teman-teman yanng dirahmati Allah,
keberadaan Ibu yang telah diperhatikan oleh Islam dengan diberikannya hak-hak, maka ia juga mempunyai kewajiban mendidik anak-anaknya dengan menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kemuliaan serta menjauhkan mereka dari kerendahan. Membiasakan mereka untuk taat kepada Allah Swt dengan menjalankan perintah-nya dan menjauhi larangan-nya.
Oleh karena itu, terdapat beberapa kewajiban kita terhadap orang tua:
1.      Taat dan berbakti kepada orang tua.
2.      Mendo’akan kedua orang tua.
3.      Menjaga ucapan kita agar berbicara dan berbuat baik kepada orang tua.
Demikian beberapa pedoman kita untuk berbuat baik terhadap orang tua terutama Ibu. Semoga Ibu, Ayah, maupun saudara-saudara kita, bersaudara dalam keimanan dan ketakwaan, sehingga dipertemukan kembali di surga Allah atas keridhoan-nya. Amin amin ya robbal ‘aalamin.
Demikian sedikit penjelasan yang bisa saya sampaikan, mohon maaf jika terdapat tutur kata atau tingkah laku yang kurang berkenan di hati Bapak maupun teman-teman. Kesempurnaan hanyalah milik Allah semata dan saya hanyalah manusia yang tak luput dari salah dan dosa.
Walssalamualaikam Wr.Wb.

Jumat, 29 Juli 2016

Cerpen

Unsur cerpen terbagi menjadi 2 yaitu unsur Instrisik (dalam) dan unsur Ekstrinsik (luar).
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyimak cerpen :
1. Tema : Hal yang mendasari inti cerita
2. Alur/plot : Jalan cerita
3. Latar/setting : Waktu, tempat, suasana
4. Amanat : Pesan
5. Penokohan : Pelaku & sifat (Tokoh & karakter)
6. Sudut pandang : Kata ganti orang (saya, aku, kami, mereka & dia)
7. Gaya bahasa : Mudah dipahami, sulit dipahami