Hari ini kami tidak mendapat materi dan kami hanya di beri tugas membuat soal dan menjawabnya sendiri sebanyak 10 nomor yang jawabannya minimal 3 baris dan maksimal 4 baris dan semua soal dan jawaban harus dihafal kalau tidak maka tugas tidak akan diperiksa
Rabu, 07 September 2016
Penentuan DeltaH Dengan Data Energi Ikatan
Soal No. 1
Data energi ikatan rata-rata:
C = C : 609 kJ/mol;
C − Cl : 326 kJ/mol;
C − H : 412 kJ/mol;
C − C : 345 kJ/mol;
H − Cl : 426 kJ/mol;
Besarnya entalpi reaksi
CH2 = CH2 + HCl → CH3CH2Cl adalah...
Data energi ikatan rata-rata:
C = C : 609 kJ/mol;
C − Cl : 326 kJ/mol;
C − H : 412 kJ/mol;
C − C : 345 kJ/mol;
H − Cl : 426 kJ/mol;
Besarnya entalpi reaksi
CH2 = CH2 + HCl → CH3CH2Cl adalah...
A. −312 kJ/mol
B. −48 kJ/mol
C. + 48 kJ/mol
D. +100 kJ/mol
E. +312 kJ/mol
(un kimia 2011)
(un kimia 2011)
Pembahasan
Agar lebih mudah gambarkan reaksi di atas menjadi seperti berikut ini

Coret beberapa ikatan yang sama antara ruas kiri dan ruas kanan, ada empat pasang ikatan C − H yang bisa dicoret, coret H nya saja,

Sisanya adalah 1 ikatan C = C dan 1 ikatan H − Cl diruas kiri dan 1 ikatan C − H, 1 ikatan C − C dan 1 ikatan C − Cl diruas kanan. Perubahan Entalpinya didapatkan dengan jumlah energi ikatan di ruas kiri dikurangi jumlah energi ikatan di ruas kanan.
ΔH = Σ Energi ikat kiri − Σ Energi ikat kanan
ΔH = [1(C = C) + 1(H − Cl) ] − [1(C − H) + 1(C − C) + 1 (C − Cl)]
ΔH = [609 + 426] − [412 + 345 + 326] = 1035 − 1083 = − 48 kJ/mol
Soal No. 2
Diketahui energi ikatan rata-rata :
C ≡ C : 839 kJ/mol
C− C : 343 kJ/mol
H − H: 436 kJ/mol
C − H: 410 kJ/mol
Perubahan entalpi yang terjadi pada reaksi :
CH3 −C ≡ CH + 2 H2 → CH3 −CH2 −CH3 sebesar...
A. +272 kJ/mol
B. – 272 kJ/mol
C. – 1.711 kj/mol
D. – 1.983 kJ/mol
E. – 3.694 kJ/mol
Pembahasan
Penggambarannya seperti ini

Coret beberapa ikatan yang sama kiri kanan

Sisa ikatan yang masih ada:
Ruas kiri
1 buah C − C
1 buah C ≡ C
2 buah H − H
Kanan
2 buah C − C
4 buah C − H
Perubahan Entalpi reaksinya

Soal No. 3
Diketahui energi ikatan rata-rata :
C = C : 614 kJ/mol
C − C : 348 kJ/mol
C − H : x kJ/mol
C − Cl : 328 kJ/mol
H − Cl : 431 kJ/mol
Jika perubahan entalpi dari reaksi
H2C = CH2 + HCl → H3C − CH2 Cl
sebesar −44 kJ tentukan Energi ikatan rata-rata dari C − H
Pembahasan
Dari reaksi pada soal, seperti nomor 1

ΔH = Σ Energi ikat kiri − Σ Energi ikat kanan
ΔH = [1(C = C) + 1(H − Cl) ] − [1(C − H) + 1(C − C) + 1 (C − Cl)]
−44 = [614 + 431] − [ x + 348 + 328]
−44 = 1045 − x − 676
x = 1045 − 676 + 44 = 413 kJ/mol
Energi ikatan rata-rata C - H dengan demikian adalah 413 kJ/mol
Diketahui energi ikatan rata-rata :
C = C : 614 kJ/mol
C − C : 348 kJ/mol
C − H : x kJ/mol
C − Cl : 328 kJ/mol
H − Cl : 431 kJ/mol
Jika perubahan entalpi dari reaksi
H2C = CH2 + HCl → H3C − CH2 Cl
sebesar −44 kJ tentukan Energi ikatan rata-rata dari C − H
Pembahasan
Dari reaksi pada soal, seperti nomor 1

ΔH = Σ Energi ikat kiri − Σ Energi ikat kanan
ΔH = [1(C = C) + 1(H − Cl) ] − [1(C − H) + 1(C − C) + 1 (C − Cl)]
−44 = [614 + 431] − [ x + 348 + 328]
−44 = 1045 − x − 676
x = 1045 − 676 + 44 = 413 kJ/mol
Energi ikatan rata-rata C - H dengan demikian adalah 413 kJ/mol
Read more: http://kimiastudycenter.com/kimia-xi/43-energi-ikatan-dan-entalpi-reaksi#ixzz4JZSPuNoK
Selasa, 06 September 2016
Permutasi dan Kombinasi
1). Permutasi
permutasi adalah menyusun suatu unsur dalam suatu himpunan dengan susunan yang berlainan.
permutasi r unsur yang diambil dari n unsur yang berbeda adalah susunan dari r unsur itu dalam suatu urutan. banyak permutasi r unsur yang diambil dari n unsur yang tersedia dinyatakan dengan notasi nPr.
hingga
Permutasi k unsur dari n unsur
adalah semua urutan yang berbeda yang mungkin dari k unsur yang diambil dari n unsur yang berbeda. Banyak permutasi k unsur dari n unsur ditulis
atau
2). Kombinasi
Kombinasi adalah susunan unsur-unsur dengan tidak memperhatikan urutannya. Pada kombinasi AB = BA. Dari suatu himpunan dengan n unsur dapat disusun himpunan bagiannya dengan untuk
Setiap himpunan bagian dengan k unsur dari himpunan dengan unsur n disebut kombinasi k unsur dari n yang dilambangkan dengan ,
permutasi adalah menyusun suatu unsur dalam suatu himpunan dengan susunan yang berlainan.
permutasi r unsur yang diambil dari n unsur yang berbeda adalah susunan dari r unsur itu dalam suatu urutan. banyak permutasi r unsur yang diambil dari n unsur yang tersedia dinyatakan dengan notasi nPr.
hingga

Permutasi k unsur dari n unsur
adalah semua urutan yang berbeda yang mungkin dari k unsur yang diambil dari n unsur yang berbeda. Banyak permutasi k unsur dari n unsur ditulis
atau 2). Kombinasi
Kombinasi adalah susunan unsur-unsur dengan tidak memperhatikan urutannya. Pada kombinasi AB = BA. Dari suatu himpunan dengan n unsur dapat disusun himpunan bagiannya dengan untuk
Setiap himpunan bagian dengan k unsur dari himpunan dengan unsur n disebut kombinasi k unsur dari n yang dilambangkan dengan ,
Induktor Dalam Rangkain AC
Rangkaian resistif adalah rangkaian yang hanya mengandung hambatan (R) saja. Perhatikan gambar berikut.
Pada rangkaian ini V dan i memiliki fase yang sama, artinya i dan V mencapai harga 0 dan maksimum bersama-sama.
Besarnya kuat arus yang melalui hambatan dapat dinyatakan dari hukum Ohm yaitu :
Jika
maka I= Imax sin ωt
Induktor Pada Rangkaian Arus Bolak-Balik
Rangkaian induktif adalah rangkaian yang hanya terdiri atas induktor (kumparan) dengan mengabaikan hambatan pada kawat kumparan. Bagan rangkaian induktif ditunjukkan pada gambar berikut.
VL = V = Vmax sin ωt
IL =
sin (ωt –
)
jika sin (ωt –
) = ± 1 maka
= Imax
IL = Imax sin (ωt –
) atau IL = Imax sin (ωt – 90o)
Apabila kita lihat antara persamaan IL (kuat arus dalam induktor) dengan V (tegangan sumber) terlihat bahwa arus listrik dengan tegangan listrik terjadi selisih sudut fase sebesar 90o atau
di mana kuat arus ketinggalan terhadap tegangan dengan selisih sudut fase 90o.
Perbedaan fase antara kuat arus dan tegangan pada induktor dapat digambarkan dengan diagram fasor sebagai berikut :
Apabila kita perhatikan persamaan
= Imax identik dengan I =
pada hukum Ohm, di mana ωL merupakan suatu hambatan yang disebut dengan reaktansi induktif yang diberi lambang XL yang besarnya dinyatakan :
XL = ωL = 2πƒL
di mana :
XL = reaktansi induktif (Ohm = Ω)
L = induktansi diri induktor (Henry = H)
ω = frekuensi anguler/sudut (rad/s)
f = frekuensi linier (Hertz = Hz)
L = induktansi diri induktor (Henry = H)
ω = frekuensi anguler/sudut (rad/s)
f = frekuensi linier (Hertz = Hz)
Dalam rangkaian induktor jika I menyatakan kuat arus yang mengalir pada induktor, XLmenyatakan reaktansi induktif, Vmax menyatakan tegangan maksimum, dan Vefmenyatakan tegangan efektif tegangan sumber arus AC berlaku hubungan :
Kapasitor Pada Rangkaian Arus Bolak-Balik
Dalam suatu rangkaian arus AC yang terdiri atas kapasitor mempunyai sifat bahwa antara tegangan dan arus memiliki beda fase, di mana arus mendahului tegangan dengan beda sudut
fase sebesar 90o atau
.
fase sebesar 90o atau
Besarnya kuat arus listrik yang mengalir dalam kapasitor dapat dinyatakan dengan laju perpindahan muatan listrik pada keping kapasitor tersebut yang dinyatakan :
I =
di mana q = CV, sehingga
I =
= CVmax
= cos ωt = CVmax cos ωt
Di mana cos ωt = sin (ωt + 90o) = sin (ωt +
)
Maka I = wC Vmax sin (ωt +
) =
sin (ωt +
)
Maka I = wC Vmax sin (ωt +
Jika sin (ωt +
) = ± 1 maka Imax =
. Hal ini identik dengan hukum Ohm bahwa I =
. Di mana
identik dengan sebuah hambatan yang disebut dengan reaktansi kapasitif yang dilambangkan XC yang besarnya dinyatakan :
di mana :
XC = reaktansi induktif (Ohm = Ω)
C = kapasitas kapasitor (Farad = F)
ω = frekuensi anguler/sudut (rad/s)
f = frekuensi linier (Hertz = Hz)
C = kapasitas kapasitor (Farad = F)
ω = frekuensi anguler/sudut (rad/s)
f = frekuensi linier (Hertz = Hz)
Dalam rangkaian kapasitor pada arus AC mempunyai sifat bahwa arus mendahului tegangan dengan beda sudut fase sebesar 90o atau
dan berlaku hubungan :
Imax = 
Grafik arus dan tegangan serta diagram fasor kapasitor pada rangkaian arus bolak-balikSenin, 05 September 2016
Interaksi Antar Komponen Ekosistem
Interaksi Antar Komponen Ekosistem
1. Interaksi antar
Individu
2. Interaksi antar
populasi
3. Interaksi antar
komunitas
4. Interaksi antar
komponen biotic
a. Netral
b. Mutualisme
c. Komensalisme
d. Parisitisme
e. Alelopati
f.
Predasi
g. Kompetisi
5. Interaksi antara
komponen biotic dengan komponen abiotik
ð Pengaruh :
Tanah terhadap Tanah
6. Interaksi antara
K.abiotik dengan K.biotik
ð Suhu terhadap
mh
Macam macam Ekosistem
1. Ekosistem
darat
2. Ekosistem air
3. Ekosistem buatan
4. Ekosistem alami
Konflik Sosial
A. Pengertian Konflik Sosial
adalah
suatu proses sosial di mana orang
perorangan atau kelompok manusia berusaha utk memenuhi apa yg menjadi tujuannya
dgn jalan menentang pihak lain disertai dgn ancaman dan/atau kekerasan.
(Leopold von Wiese).Nov 7, 2015
B. Sumber Konflik
1. Perbedaan pendapat
2. Salah paham
3. Ada pihak yang dirugikan
4. Perasaan positif
ð Factor penyebab konflik
a. Perbedaan individu
b. Perbedaan LB budaya
c. Perbedaan tujuan atau kepentingan
C. Bentuk bentuk konflik
1. Konflik tujuan
2. Konflik nilai
3. Konflik peranan
4. Konflik kebijakan












