Kamis, 01 September 2016

Macet Dan Jalan Rusak Pantai Anyer Tetap Di Serbu Saat Liburan


Di hari terakhir libur panjang, jalur wisata menuju Pantai Anyer dan sekitarnya memang dipadati kendaraan para wisatawan. Kepadatan ini didominasi kendaraan roda dua dan roda empat dengan pelat B wilayah Jakarta dan Tangerang.
Untuk itu, polisi mengarahkan kendaraan wisatawan keluar pintu Tol Cilegon Timur lalu masuk ke Jalan Lingkar Selatan (JLS). Namun, pengalihan ini dikeluhkan sebagian besar wisatawan. Di hari terakhir libur panjang, jalur wisata menuju 
Pantai Anyer dan sekitarnya memang dipadati kendaraan para wisatawan. Kepadatan ini didominasi kendaraan roda dua dan roda empat dengan pelat B wilayah Jakarta dan Tangerang.
Untuk itu, polisi mengarahkan kendaraan wisatawan keluar pintu Tol Cilegon Timur lalu masuk ke Jalan Lingkar Selatan (JLS). Namun, pengalihan ini dikeluhkan sebagian besar wisatawan.


"Jalannya rusak, belum layak untuk dilewati," kata wisatawan asal Tangerang, Afrian Basril, yang ditemui saat kemacetan di JLS, Minggu (3/1/2016).
Warga Cipondoh, Kota Tangerang ini bercerita bahwa, kondisi JLS masih banyak tumpukan tanah, genangan air dan lumpur, sehingga bisa membahayakan pengendara, khususnya roda dua.
"Ini aja jalanan belum ada rambu-rambunya. Saya yakin ini kalau malem pasti gelap, bahaya untuk kita," sambung Afrian.
Keluhan senada disampaikan Ahmad Rifqie Nubairi. Warga Sumber, Cirebon, Jawa Barat, ini mengeluh pembatas jalan di JLS yang hanya menggunakan tali rafia. Terlebih saat putar arah, tak ada petunjuk jalan.
"Tadi kita keluar tol, masuk sini (JLS), terus putar arah, masa pembatas jalannya cuma pake tali doang, terus urukan tanahnya bikin licin," ungkap dia saat ditemui di dalam kendaraannya.
Meski infrastruktur jalan belum memadai, para wisatawan tetap antusias untuk berlibur di Pantai Anyer dan sekitarnya.

0 komentar:

Posting Komentar